MAKASSAR – Pesta kembang api spekatakuler kembali akan
menyemarakkan langit Kota Makassar pada perayaan Tahun Baru 2013 malam ini.
Sedikitnya 100.000 orang diperkirakan akan tumpah ruah memenuhi kawasan Pantai
Losari yang menjadi pusat perayaan pesta tahun baru.
Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin mengatakan, perkiraan jumlah
pengunjung itu didasarkan pada hitungan luas area yang tersedia.Saat ini terdapat empat pelataran yang memiliki luas hingga 11 hektare (ha). Dengan luas
areal seperti itu, jumlah pengunjung yang mampu ditampung bisa mencapai 50.000
orang. Itu dengan asumsi setiap pelataran mampu menampunglebih10.000 orang.
Adapun area di luar pelataran Pantai Losari, yakni sepanjangJalanPenghibur, jugadiperkirakan akan dipadati pengunjung yang datang dari berbagai daerah di sekitar Kota Makassar. Area jalan raya ini juga diperkirakan mampu menampung paling kurang 50.000 orang. Mengacu pengalaman tahun lalu, area jalan raya di kawasan Losari,mulai depan Rumah Jabatan Wali Kota hingga dekat Fort Roterdam,penuh sesak oleh lautan manusia yang datang menyaksikan detik-detik pergantian tahun.
Ilham memprediksi,jumlah orangyangmenyaksikanmalam pergantiantahundiPantaiLosari kali ini bisa meningkat hingga dua kali lipat dari tahun lalu yang hanya sekitar 70.000 orang. “Empat anjungan bisa menampung sekitar 50.000 orang. Asumsinya, setiap meter persegi ditempati empat orang. Pengunjung kali ini bisa dua kali lipat lebih banyak karena ada tiga pelataranbaruyangbaruselesai dikerjakan,” ujarnya kepada SINDO di Makassar, kemarin.
Ilham mengemukakan, Pemkot Makassar tidak menggelar acara khusus menyambut tahun baru di Losari.Selain karena alasan menghindari penggunaan anggaran yang mubazir, selama ini pengunjung Losari dinilai bisa menciptakan sendiri suasana tahun baru yang semarak dengan menggelar pesta kembang api. "Sudah delapan tahun Pemkot tidak membuat acara khusus. Sebab, tanpa acara, Pantai Losari selalu diserbu pengunjung pada malam tahun baru."
Pemkot hanya menggelar acara dzikir bersama di rumah jabatan wali kota,”ujar dia. Sementara itu, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kota Makassar akan mengerahkan sedikitnya 200 personel khusus untuk berjaga-jaga di pelataran Losari. Kepala Satpol-PP Makassar Alham Arifin berharap kepada pengunjung agar tidak melakukan tindakan yang dapat merusak keindahan pelataran Losari yang dua di antaranya baru diresmikan oleh mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla, awal Desember.
2.000 Petugas Keamanan
Untuk mengantisipasi halhal yang tidak diinginkan pada perayaan tahun baru kali ini,pihak kepolisian akan melakukan penjagaan di semua titik yang menjadi lokasi perayaan. Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Wisnu J Sandjaja mengatakan, penjagaan ketat akan dilakukan di Pantai Losari karena di tempat itu massa diperkirakan akan terkonsentrasi.
Supyan Umar/ Agus Nyomba “Pantai losari akan dijaga satu kompi Brimob dan dibantu oleh personel Sabhara Polrestabes,” ujar dia saat dikonfirmasi kemarin. Sebanyak 2.000 personel gabungan akan dikerahkan untuk melakukan pengamanan.“Organisasi kemasyarakatan juga akan dilibatkan untuk menciptakan situasi kondusif, seperti FPI (Front Pembela Islam),Pemuda Pancasila, dan Laskar Merah Putih,”ungkapnya.
Adapun area di luar pelataran Pantai Losari, yakni sepanjangJalanPenghibur, jugadiperkirakan akan dipadati pengunjung yang datang dari berbagai daerah di sekitar Kota Makassar. Area jalan raya ini juga diperkirakan mampu menampung paling kurang 50.000 orang. Mengacu pengalaman tahun lalu, area jalan raya di kawasan Losari,mulai depan Rumah Jabatan Wali Kota hingga dekat Fort Roterdam,penuh sesak oleh lautan manusia yang datang menyaksikan detik-detik pergantian tahun.
Ilham memprediksi,jumlah orangyangmenyaksikanmalam pergantiantahundiPantaiLosari kali ini bisa meningkat hingga dua kali lipat dari tahun lalu yang hanya sekitar 70.000 orang. “Empat anjungan bisa menampung sekitar 50.000 orang. Asumsinya, setiap meter persegi ditempati empat orang. Pengunjung kali ini bisa dua kali lipat lebih banyak karena ada tiga pelataranbaruyangbaruselesai dikerjakan,” ujarnya kepada SINDO di Makassar, kemarin.
Ilham mengemukakan, Pemkot Makassar tidak menggelar acara khusus menyambut tahun baru di Losari.Selain karena alasan menghindari penggunaan anggaran yang mubazir, selama ini pengunjung Losari dinilai bisa menciptakan sendiri suasana tahun baru yang semarak dengan menggelar pesta kembang api. "Sudah delapan tahun Pemkot tidak membuat acara khusus. Sebab, tanpa acara, Pantai Losari selalu diserbu pengunjung pada malam tahun baru."
Pemkot hanya menggelar acara dzikir bersama di rumah jabatan wali kota,”ujar dia. Sementara itu, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kota Makassar akan mengerahkan sedikitnya 200 personel khusus untuk berjaga-jaga di pelataran Losari. Kepala Satpol-PP Makassar Alham Arifin berharap kepada pengunjung agar tidak melakukan tindakan yang dapat merusak keindahan pelataran Losari yang dua di antaranya baru diresmikan oleh mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla, awal Desember.
2.000 Petugas Keamanan
Untuk mengantisipasi halhal yang tidak diinginkan pada perayaan tahun baru kali ini,pihak kepolisian akan melakukan penjagaan di semua titik yang menjadi lokasi perayaan. Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Wisnu J Sandjaja mengatakan, penjagaan ketat akan dilakukan di Pantai Losari karena di tempat itu massa diperkirakan akan terkonsentrasi.
Supyan Umar/ Agus Nyomba “Pantai losari akan dijaga satu kompi Brimob dan dibantu oleh personel Sabhara Polrestabes,” ujar dia saat dikonfirmasi kemarin. Sebanyak 2.000 personel gabungan akan dikerahkan untuk melakukan pengamanan.“Organisasi kemasyarakatan juga akan dilibatkan untuk menciptakan situasi kondusif, seperti FPI (Front Pembela Islam),Pemuda Pancasila, dan Laskar Merah Putih,”ungkapnya.
Sumber : Harian Seputar Indonesia







0 komentar:
Posting Komentar