Kisah dari film Habibie
& Ainun merupakan adaptasi dari buku laris karangan BJ Habibie yang telah
dirilis pada 30 November 2010. Buku tersebut menjadi best sellerpada 2011
lalu. Hanya dalam waktu tiga bulan,buku itu berhasil terjual 50.000 kopi. Awalnya
buku tersebut hanyalah sebagai terapi BJ Habibie untuk mengatasi kesedihan yang
sangat dalam atas wafatnya istri tercinta. Ternyata buku tersebut menjadi
sebuah novel dokumenter yang luar biasa dan kini berevolusi ke layar lebar di
tangan dingin sutradara Faozan Rizal.
Kesuksesan ini tidak
lepas dari sosok sutradara Faozan Rizal mungkin masih tergolong baru di telinga
masyarakat umum. Namun, di belakang Faozan ternyata terdapat sosok Hanung
Bramantyo yang dikenal selalu tampil cameodi setiap film-film besutannya. Jika
bicara mengenai perjalanan karier seorang tokoh ternama dalam sebuah film, tentu
yang menjadi salah satu perhatian utamanya adalah memilih atau membuat lokasi
bernuansa tempo dulu. Di film ini Faozan berhasil mewujudkan itu.
Dia tidak hanya
mengembalikan Jakarta dan Bandung ke tahun 1960-an hingga 1990-an, juga dalam
membuat latar negara Jerman. Pemeran Habibie dan Ainun, yaitu Reza Rahadian dan
Bunga Citra Lestari, sangatlah patut diacungi jempol. Mereka berhasil bekerja
sama dengan sangat apik sehingga membuat kisah Habibie & Ainunsemakin hidup
dan mampu menyentuh hati penonton. Terlebih lagi aksi tingkah khas Habibie yang
mampu ditampilkan dengan sangat baik oleh Reza Rahadian.
”Iya itu (lepas karakter
Habibie) lumayan menjadi PR buat saya. Karena kita cukup lama dalam proses
pembuatan film ini, jadi itu agak terbawa. Sekarang saya lagi cari alternatif
peran supaya enggak terlalu fokus ke situ, ya ini perlu kerja keraslah”, ujar
Reza Rahadian kepada SINDO seusai jumpa pers di Jakarta, Rabu (19/12). Meskipun
diberikan waktu yang cukup singkat untuk mendalami karakter dari mantan
Presiden RI tersebut, pria kelahiran Jakarta, 5 Maret 1987, ini ternyata berhasil
menguasai perilaku Habibie dan langsung mendapat pujian dari orang yang
bersangkutan.
”Untuk observasi, saya punya
waktu singkat, tapi beruntung saya masih bisa bertemu dengan BJ Habibie. Saya
melakukan wawancara dengan beliau dan mempelajari cara gerak-gerik dia hingga
gaya bicaranya. Bagi saya, yang paling berharga adalah bisa membuat orang lain
merasa bahagia”, tutur Reza. Habibie pun mengapresiasinya. ”Saya punya cucu
umur empat dan enam tahun, dia bilang ‘kayak eyang’, dia enggak bisa bohong dan
saya memberikan nilai suma cum laude untuk Reza yang memerankan diri saya dalam
film itu”, kata Habibie.
Setali tiga uang dengan
Reza,Bunga Citra Lestari yang berperan sebagai Ainun mengaku kesulitan
menampilkan sosok Ainun karena tidak pernah mengenal langsung Ibu Ainun dan
tidak punya banyak referensi tentang dia. Bunga hanya bisa berkonsultasi dengan
Habibie yang kerap ikut mengawasi pengambilan gambar untuk sebisa mungkin
menampilkan sosok Ainun. ”Setiap adegan aku selalu tanya, Eyang ini sudah benar
belum? Sudah sesuai belum?’ Itu saja yang jadi pegangan”, kata Bunga.







2 komentar:
Sosok yang menjadi panutan untuk seorg bapak dan seorg ibu....;)
Sangat dan sangat...:)
Posting Komentar